Mubadalah.id – Language acquisition (LA) merupakan proses pemerolehan bahasa asli yang berlangsung pada anak-anak. Proses language acquisition berlangsung secara alamiah, cenderung tanpa kesadaran penuh, dan tanpa adanya instruksi formal.
Penulis Inggris, Alain de Botton, pernah menyampaikan dalam sebuah serial dialog siniar tentang indahnya proses language acquisition pada anak. Berbeda dengan proses yang berlangsung pada orang dewasa, anak-anak belajar tanpa merasa sedang belajar.
Proses pemerolehan bahasa pada anak-anak berlangsung secara spontan dengan transisi yang natural. Tema kebahasaan yang konkrit, abstrak, atau juga yang menyangkut masalah gramatika saling rajut-merajut dan berhubungan.
Sementara, pada orang dewasa, proses seperti itu umumnya berlangsung secara sekuensial alias bertahap dengan kesadaran penuh. Seseorang yang telah dewasa akan belajar materi satu demi satu, mulai yang paling sederhana hingga yang paling kompleks.
Beberapa ahli menyebut jika frasa language acquisition kurang tepat jika melekat orang dewasa. Para ahli lebih memilih menggunakan istilah language learning, utamanya dengan mempertimbangkan aspek kesadaran (consciousness) dan dorongan belajar.
LA dalam Perspektif Behavioristik Skinner
Para ahli bahasa berselisih tentang masalah proses pemerolehan bahasa pada anak. Pakar neurolinguistik seperti Noam Chomsky berpandangan bahwa LA berakar pada warisan genetik dan kognitif yang anak miliki dari kedua orang tuanya.
Chomsky memakai istilah language acquisition device (LAD) sebagai piranti kebahasaan yang anak warisi dari orang tuanya sedari lahir. Karenanya, menurut Chomsky, kemampuan berbahasa merupakan keterampilan bawaan.
Sementara, Burrhus Frederic Skinner (1904-1990) dengan Teori Behavioristik-nya membantah pandangan Chomsky. Pakar bahasa kelahiran Pennsylvania itu berpandangan pemerolehan bahasa lekat dengan pengaruh lingkungan.
Latar belakang Skinner yang juga seorang psikolog cenderung melihat bahwa meskipun di luar kesadaran, anak tetaplah belajar berbahasa. Seorang anak bisa terampil berbahasa lantaran meniru (imitating) tuturan yang keluar di lingkungan sekitarnya.
Seringkali, saat anak bisa menirukan tuturan orang tuanya, ia akan mendapatkan applause. Naeem (2022) menyampaikan bahwa praktik pemberian applause semacam ini dapat membantu mengembangkan kemampuan berbahasa anak.
Karenanya, dalam perspektif Behavioristik Skinner, orang tua selaku role model memegang peranan penting dalam membentuk kemampuan berbahasa pada anak. Contoh yang baik akan berdampak baik, begitu juga sebaliknya.
Praktik ke-Mubadalah-an dalam LA anak
Pandangan Skinner tentang language acquisition itu sebetulnya mengimbau kepada para orang tua untuk bisa memberikan teladan yang baik bagi anak dalam urusan kebahasaan. Anak berhak untuk mendapat tuturan-tuturan saleh, alih-alih umpatan kasar atau jorok.
Sentralitas dan vitalitas peran orang tua itu membuat pasangan suami istri seyogyanya dapat menerapkan praktik kesalingan (Mubadalah). Artikel hasil riset Schabes et al (2026) menyebut jika anak bisa menerima ajaran berbahasa dari ibu dan ayah.
Meskipun menurut peran maternalitasnya seorang ibu memiliki tingkat komunikasi yang lebih dominan, hal itu tak lantas menggeser peran seorang ayah. Tindak tutur yang ayah praktikkan sangat mungkin memberi masukan pada kognitif anak.
Pada beberapa pasangan yang bermasalah, anak seringkali mudah menerima paparan kebahasaan kasar. Keterampilan itu kemungkinan besar ia pelajari dari dalam keluarganya, lewat tuturan yang keluar dari lisan ibu dan ayahnya saat keduanya berselisih.
Agama telah memberi panduan yang jelas soal masalah pendidikan anak (tarbiyah al aulad) yang menjadi tanggung jawab orang tua. Keterampilan berbahasa anak sebagai salah satu bagian penting dari pendidikan dalam keluarga juga mesti mendapat atensi serius.
Sementara agama menyediakan rambu-rambu, pepatah Jawa telah menyisipkan ajaran mulia lewat adagium “Ajining dhiri dumunung ana ing lathi”. Yakni, bahwa harga diri seseorang bergantung pada tindak kebahasaan yang ia terapkan. []












































