Mubadalah.id – Ada dua jenis vitamin dan mineral yang sangat diperlukan tubuh, khususnya bila Anda sedang hamil atau menyusui. Keduanya adalah yodium (Iodium) dan Vitamin A.
Pertama, yodium membantu mencegah gondok dan berbagai gangguan kesehatan lainnya. Bila seorang perempuan hamil tidak memperoleh yodium yang cukup, bayinya dapat mengalami keterbelakangan mental atau gangguan perkembangan.
Kasus gondok dan keterbelakangan mental lebih sering ditemukan di daerah yang tanah, air, dan pangannya miskin kandungan yodium.
Cara memperoleh yodium:
Cara termudah dan paling pasti untuk memperoleh yodium adalah menggunakan garam beryodium, bukan garam biasa. Saat ini garam beryodium umumnya mudah ditemukan di pasar maupun warung.
Selain itu, yodium juga dapat diperoleh dari makanan berikut, baik dalam keadaan segar maupun kering:
– Udang
– Kepiting dan hewan laut bercangkang lainnya
– Ikan
– Rumput laut
– Singkong (ketela pohon)
– Kubis (kol)
Bila garam beryodium sulit Anda peroleh dan makanan-makanan tersebut juga tidak tersedia, atau bila di daerah Anda terdapat banyak kasus gondok maupun keterbelakangan mental. Lalu usahakan menghubungi fasilitas kesehatan atau kantor kesehatan terdekat untuk memperoleh bantuan berupa minyak yodium yang dapat Anda minum atau menyuntikkannya.
Apabila hal tersebut tidak memungkinkan, Anda juga dapat membuat larutan yodium sendiri di rumah menggunakan polyvidone iodine (obat antiseptik pembunuh kuman yang biasanya tersedia di apotek). Obat ini mengandung sekitar 6 miligram yodium dalam setiap tetesnya.
Kedua, Vitamin A. Vitamin A mampu mencegah rabun malam dan membantu menangkal dan memerangi berbagai penyakit.
Bila Anda hamil dan mengalami rabun malam, mungkin sejak sebelum hamil Anda sudah menderita kekurangan vitamin A. Ketika kehamilan terjadi tubuh Anda menerima tuntutan-tuntutan tambahan dalam hal gizi, karena
harus menyokong bayi, maka muncullah problema rabun malam. Anak-anak yang kekurangan vitamin A bisa buta. Saat hamil, makanlah banyak bahan pangan yang bervitamin A. Dengan cara ini Anda akan meningkatkan porsi vitamin A yang bayi peroleh dari ASI. []
*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Bruns dkk hlm 216-217.











































